Pulanglah, Nona yang Salah Jalan

Kau tak mungkin bisa pulang, Nona …

Siapa suruh kau mau mengecupku?

Kau menangis?

Kemarilah, aku ingin mendengar isakmu lebih dalam

 

Kau tahu,

Hujan-hujan bahkan telah bosan

Berkasih-kasih dengan selokan

Karenanya, hujan pergi melarikan diri

Lalu tenggelam di lautan bergaram

Lihatlah, hujan yang kaubanggakan kini telah hilang

 

Kau masih ingin setia?

Jika debarmu terlalu beku

Mendekaplah dalam-dalam kepadaku

Kecup lagi labirin gelap yang kaubilang gemerlap

 

Kemarilah, Nona

Kaubilang belum mau pulang ke jalan sebenarnya, kan

Mari kita bahagia di neraka

 

[]

 

‎الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s